斯旺西2-1曼彻斯特联队:Dominasi yang tidak berarti

2019
05/23
09:02

皇冠官网hg888/ 皇冠官网hg888/ 斯旺西2-1曼彻斯特联队:Dominasi yang tidak berarti

2015年8月31日上午11:45发布
2015年8月31日上午11:45更新

Midfield Manchester United Juan Mata merayakan gol saat melawan Swansea,30 Agustus 2015.Namun,gol semata wayangnya tak membuahkan kemenangan。 Foto oleh EPA

Midfield Manchester United Juan Mata merayakan gol saat melawan Swansea,30 Agustus 2015.Namun,gol semata wayangnya tak membuahkan kemenangan。 Foto oleh EPA

雅加达,印度尼西亚 - Usai memenangi laga附加赛 Liga冠军melawan俱乐部布鲁日4-0,pada 27 Agustus lalu,曼联justru mendapat kritikan tajam dari kolumnis Guardian Jonathan Wilson。

Wilson memperingatkan Louis van Gaal,manajer United,agar tidak terlalu terobsesi dengan penguasaan bola。 Sebab,obesesi tersebut bisa tak bermakna jika tidak dijalankan dengan efektif。 Tim akan dominan tapi tak bisa mencetak gol。 Dengan sendirinya mereka akan dijauhi kemenangan。

Hanya berjarak tiga hari dari ,kekalahan itu akhirnya datang juga。 Klub berjuluk Setan Merah itu tumbang di laga keempat mereka di Premier League。 United takluk 1-2 dari tim tuan rumah,Swansea City,Minggu,30 Agustus。

United unggul lebih dulu di awal babak kedua melalui Juan Mata(menit ke-48)。 Namun,pemain Ghana Andre Ayew menyamakan kedudukan pada menit ke-61 disusul gol kemenangan Bafetimbi Gomis lima menit kemudian。

Padahal,mereka menguasai bola hingga 58%。 Dominasi itu memang meredam agresifitas Swansea。 Mereka hanya membukukan dua kali tendangan ke gawang。 Tapi,dua-duanya berbuah gol。 Bandingkan dengan United yang membuat tiga tembakan tapi hanya sekali masuk。

Penguasaan bola memang kerap dijadikan alibi Van Gaal。 Saat mereka hanya bermain seri melawan Newcastle United,Sabtu,22 Agustus,Van Gaal justru memuji habis-habisan anak buahnya。 Meski 射门进球别名tembakan ke gawang United minim,范加尔tetap memberi pujian。 Alasannya,mereka sudah mampu mendominasi pertandingan。

Pelatih asal Belanda itu mengklaim bahwa penguasaan bola adalah tanda timnya bermain baik。 Soal hasil,itu hanya masalah keberuntungan。 “Tim telah bermain fantastis。 Hasilnya mungkin tidak seperti yang diharapkan tapi mereka sangat luar biasa,“kata pelatih 64 tahun tersebut saat itu。

Obsesi terhadap penguasaan bola bukan tanpa阿拉善。 范加尔adalah bagian dari“mazhab”filosofi sepak bola 总足球 Prinsip dasar gaya permainan yang dikembangkan di Ajax阿姆斯特丹itu adalah penguasaan bola。 约翰克鲁伊夫,salah seorang“imam”mazhab tersebut,pernah berkata,“Jika kamu menguasai bola,lawan tidak akan bisa mencetak gol。”

Jika penguasaan bola adalah tanda kemenangan,kata Wilson,lantas mengapa dominasi tersebut tak selalu membuahkan kemenangan?

Saat ditahan系列Newcastle,United menguasai bola hingga 66%。 Mereka bahkan membuat klub berjuluk The Toon Army itu tak sekalipun membuat tendangan ke arah gawang。 Nyatanya,United hanya bisa bermain tanpa gol。

Begitu juga saat menang 1-0 melawan Tottenham Hotspur di laga perdana Premier League musim ini。 Wayne Rooney dkk justru hanya mendominasi penguasaan bola hingga 51%。 Cukup tipis untuk disebut sangat dominan。

卡塔威尔逊,范加尔memiliki kesalahan mendasar。 Mantan pelatih拜仁慕尼黑itu beranggapan bahwa untuk memenangi pertandingan bukan dengan cara mencetak gol。 Tapi,memenangi penguasaan bola。 Dengan kata lain,kendalikan permainan dan gol akan datang sendiri。

Pendekatan tersebut dianggap terlalu“mekanis”。 Tim akan kehilangan ledakan-ledakan individu。 Sebab,masing-masing pemain akan cenderung bermain aman untuk menahan bola selama mungkin。

Mereka juga jadi terlalu takut mengambil inisiatif individual。 Padahal,aksi-aksi individu menjadi salah satu faktor kemenangan dalam sepak bola。

Dalam laga melawan Swansea,penguasaan bola ala Van Gaal terasa sangat membosankan。 Mereka buntu dalam membuat peluang-peluang emas。 Pada saat yang sama,manajer Swansea Garry Monk membuat langkah-langkah yang taktis untuk menaklukkan United。

Saat kebobolan 0-1,Monk mengubah formasi Swansea dari skema awal 4-2-3-1 menjadi 4-3-1-2。 Perubahan formasi itu terjadi saat Ki Sung-yueng masuk menggantikan 边锋 Wayne Routledge。 Sung-yueng bermain lebih ke dalam dibanding Routledge yang agresif。

Dengan bermain tanpa winger di belakang前锋utama Gomis, 后卫 United Luke Shaw memang leluasa menyerang。 Namun,dia meninggalkan ruang kosong di sisi kiri United。 Sisi itu pula yang dieksploitasi Gylfi Sigurdsson saat dia mengirim assist touk Ayew。

Monk mengakui,perubahan skema itu dilakukan karena lini tengah benar-benar dipenuhi pemain United。 斯旺西lantas berubah ke skema 4-3-1-2 berlian untuk mengisi ruang kosong yang ditinggalkan para pemain United。

“Perubahan itu terjadi setelah 10 menit laga berjalan di babak kedua,”kata Monk 。

Hal senada diakui Van Gaal。 “Mereka mengubah skema di babak kedua dan kami tak bisa mengatasinya,”kata Van Gaal。 -Rappler.com

BACA JUGA:

免责声明:本文来自皇冠官网hg888新闻客户端自媒体,不代表皇冠官网hg888的观点和立场。